Kamis, 28 Agustus 2014

Cara Mengatasi Insomnia Susah Tidur


Cara Mengatasi Insomnia Susah Tidur .Menuru wikipedia Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun.



Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif.[3] Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur.


Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.



Penyebab Insomnia Secara khusus dan umum

Penyebab Insomnia bisa dikarenakan beberapa hal seperti berikut ini :




  1. Masalah Kejiwaan Psikologi : Stress, masalah keluarga.

  2. Gaya hidup : Pemakaian obat perangsang seperti nikotin (rokok), obat penurun berat badan, asthma, pemakaian alkohol, jam tidur tidak teratur, malas bekerja/beraktifitas.

  3. Pengaruh Lingkungan : Gangguan suara/bising, cahaya yang terlalu terang.

  4. Mengalami Sakit fisik (sesak nafas, nyeri dan lain-lain).




Secara umum, penyebab insomnia dapat dikategorikan ke dalam internal, eksternal dan gangguan karena pola sirkadian yang tidak normal. Paling sering, insomnia atau gangguan tidur berhubungan dengan penyakit dari setiap organ, sedangkan faktor utama penyebab internal insomnia adalah sebagian besar penyakit dengan gangguan nyata dalam Pola Tidur Normal Baik Sehat.



Namun, insomnia yang serius dapat disebabkan karena kondisi medis seperti penyakit paru obstruktif kronik, atau gangguan tidur yang berhubungan dengan gastroesophageal reflux, ulkus peptikum, fibrositis sindrom, masalah punggung, dan masalah leher. Setiap kerusakan di otak seperti apnea sentral dan neurodegeneratif dapat menyebabkan Alzheimer atau penyakit-penyakit yang berpotensi menyebabkan gangguan tidur. Masalah pernapasan juga penyebab utama dalam kasus seperti apnea tidur obstruktif dan mendengkur

Gejala-gejala dari insomni

Dibawah ini adalah gejala-gejala dari insomnia:



Sukar untuk memulai tidur dan lama tidak bisa memejamkan mata.

Mudah tertidur tetapi bangun terlalu pagi dan tidak bisa tidur kembali.

Sering terbangun di tengah malam sehingga sering mengantuk di siang hari.



Cara Mengatasi Insomnia Susah Tidur

Isomnia atau kurang tidur dapat menyebabkan anda kekurangan darah karena sirkulasi darah menjadi tidak teratur. Sehingga hal tersebut juga akan berpengaruh dengan kerja otak yang tidak bekerja secara efektif. Adanya gangguan pada kerja otak secara otomatis dapat berpengaruh pula pada kerja organ lainnya seperti pencernaan, pernafasan, dan juga hal lainnya.



Oleh karena itu begadang atau insomnia harus anda atasi dengan cepat. Maka dengan cara di bawah ini sahabat Dokter dapat mengatasinya.



1. Hindari Cahaya Saat Tidur

Cahaya sangat mempengaruhi proses produksi dari hormon melatonin. Cahaya yang terang akan menghambat proses produksinya, dan tidak adanya cahaya akan mendorong proses produksinya.

Tips: Matikan TV, komputer, atau peralatan sumber cahaya lainnya satu jam sebelum tidur. Tutupi dengan kain gelap semua peralatan sumber cahaya yang tidak bisa dimatikan.



2. Hindari Untuk Terus Melihat Ke Arah Jam Anda

Bila Anda terus-terusan melirik ke arah jam saat larut malam, tidur Anda akan tersiksa. Anda akan terus menerus merasa khawatir dengan sisa waktu tidur sebelum hari sibuk Anda yang lain dimulai. Jika Anda salah satu dari orang tersebut, maka Anda harus menempatkan jam di dalam laci, bawah tempat tidur, atau putar ke arah yang bertentangan dengan jarak pandang Anda.



3. Hindari Kafein 9 Jam Sebelum Tidur 15 Tips Cara Mengatasi Insomnia Agar Tidur Cepat

Kopi di pagi hari bagus untuk sebagian orang. Namun saat menjelang waktu tidur, Anda perlu menghindari untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein. Kurangi juga dalam mengonsumsi coklat, cola, teh ataupun kopi tanpa kafein sekalipun.

Tips: pain killers dan juga pil penurun badan juga mengandung kafein, jadi Anda juga harus menghindarinya.



4. Atur Jadwal Tidur

Aturlah agar jadwal pergi dan bangun tidur Anda sama di setiap harinya, termasuk juga akhir pekan. Rutinitas ini akan membuat tubuh dan otak Anda tetap pada siklus bangun dan pergi tidur yang sehat. Pada waktunya, Anda akan dapat jatuh tertidur dengan nyenyak sepanjang malam.

Tips: Dapatkan cahaya yang terang selama 5 sampai 30 menit segera mungkin setelah Anda bangun tidur. Cahaya adalah regulator terkuat untuk membangunkan Anda dari tidur.



5. Olahraga Teratur

Olahraga teratur telah terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur, selama Anda melakukannya tidak terlalu dekat dengan waktu tidur. Energo yang Anda dapatkan setelah olahraga dapat membuat Anda tetap terjaga. Beri jarak antara Anda selesai berolahraga dengan waktu tidur antara 3-4 jam.

Tips: olahraga atau latihan ringan seperti yoga, tai chi, dan latihan-latihan serupa boleh dilakukan sebelum tidur.



6. Menetralisir Suara

Tetesan keran, anjing menggonggong, suara kendaraan akan menghilangkan sebagian besar waktu tidur Anda.

Tips: Lawanlah suara tersebut dengan suara yang lebih teratur dan tenang, seperti suara fan, AC, atau suara menenangkan lainnya. Anda juga bisa menggunakan sumbat telinga (ear plugs) untuk mengatasinya.



7. Jangan Merokok

Nikotin juga merupakan sebuah stimulan, sama halnya dengan kafein. Nikotin akan membuat Anda semakin terjaga dan dapat memperburuk insomnia.

Tips: Untuk mempermudah rencana berhenti merokok Anda, Anda akan tidur sedikit lebih baik jika Anda merokok lebih sedikit dari biasanya dan telah berhenti melakukannya selama paling tidak empat jam sebelum Anda pergi tidur.



8. Jauhkan Binatang Peliharaan Anda dari Tempat Tidur

Gerakan anjing dan kucing peliharaan Anda akan mencegah Anda mendapat tidur nyenyak seperti yang diinginkan. Mereka juga dapat membawa kutu, debu, bulu, dan pemicu alergi lainnya ke tempat tidur Anda.

Tips: Konsultasikan kepada dokter hewan ataupun kepada pelatih binatang, bagaimana cara membuat peliharaan Anda tetap senang dan mau tidur di tempatnya sendiri.



9. Relaksasikan Pikiran Anda Sebelum Tidur

Redakan emosi dan juga pikiran Anda sekitar satu jam sebelum tidur. Bacalah sesuatu yang ringan, mendengarkan musik, atau mandi air hangat untuk menenangkan pikiran Anda.

Tips: Ritual ini juga dapat dilakukan 10 menit sebelum tidur ketika waktu tidur Anda semakin sempit.



10. Gunakan Bantal Untuk Meringankan Nyeri Punggung

Nyeri punggung ringan mungkin tidak akan membangunkan tidur, tetapi akan sangat mengganggu tidur nyenyak Anda. Solusi yang mudah adalah dengan meletakkan sebuah bantal kecil di antara kedua kaki Anda saat tidur menyamping, gunanya untuk menyejajarkan pinggul dan mengurangi nyeri di bagian punggung.

Tips: Saat tidur telentang, letakkan bantal kecil di bawah kedua lutut Anda untuk mengurangi nyeri punggung saat malam hari.



11. Tempatkan Leher di Posisi yang Netral

Jika Anda bangun tidur dengan leher kaku, salahkan bantal Anda. Terkadang Anda menggunakan bantal yang terlalu tebal atau yang terlalu tipis. Bantal Anda harus berukuran tepat untuk mendukung leher Anda dalam posisi netral. Untuk tidur menyamping, hidung Anda harus sejajar denganpusattubuh Anda. Hindari tidur dengan posisi telungkup, karena justru akan melilitkan leher Anda.



12. Bersihkan Tempat Tidur Secara Teratur

Alergi yang dapat menyebabkan bersin-bersin, pilek, ataupun gatal-gatal dapat menyebabkan tidur Anda terganggu, dan hal itu mungkin dikarenakan tempat tidur Anda yang seiring dengan waktu akan dipenuhi dengan debu, kutu dan segala macam penyebab alergi lainnya. Bersihkanlah tempat tidur Anda dalam jangka waktu tertentu secara teratur.



13. Segera Konsultasi ke Dokter 15 Tips Cara Mengatasi Insomnia Agar Tidur Cepat

Ketika tingkat keparahan insomnia Anda masih tergolong rendah, maka Anda masih bisa mengatasinya dengan tips-tips tersebut. Tetapi jika selama sebulan insomnia Anda masih saja tidak kunjung sembuh, sudah saatnya untuk memeriksakan diri Anda dan mengetahui apa yang terjadi pada tubuh Anda. Insomnia bisa jadi hanyalah sebuah gejala terhadap suatu penyakit yang lebih serius. Insomnia yang kronik perlu adanya evaluasi dari dokter setempat.



14. Gunakan Obat Tidur Sesuai Resep Dokter

Anda mungkin akan tergoda untuk menggunakan obat tidur ketika rasa kantuk Anda belum juga datang di tengah malam, tapi hati-hatilah dalam menggunakannya. Obat tidur dapat membuat Anda kecanduan dan memiliki efek samping yang mengganggu. Idealnya, obat tidur digunakan dalam jangka waktu yang pendek, bukan untuk menjadi gaya hidup sehari-hari.



perlu Anda ketahui juga adalah untuk menghindari stres, sebab tubuh tidak akan nyaman ketika tertidur saat sedang mengalami stress. Usahakan untuk menyelesaikan masalah anda sebelum waktunya tidur, untuk menghindari anda terjaga di malam hari.


0 komentar :

Poskan Komentar

Copyright 2011 Beasiswa - Template by wesleyrizal - Admin www.beasiswaluarnegerigratis.blogspot.com