Kamis, 11 April 2013

Penyakit Sifilis

Anda pernah mendengar Sifilis ? atau ingin tahu seperti apa penyakit ini . baiklah disini akan diinformasikan tentang apa yang disebut Penyakit Sifilis berikut gejala-gejalanya .



Penyakit Sifilis itu apa ?



Penyakit Sifilis ialah merupakan golonggan penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri spiroseta, atau lebih dikenal dengan nama Treponema pallidum, Bakteri ini berbentuk spiral, merupakan bakteri yang motil atau bakteri yang dapat bergerak, yang umumnya menginfeksi melalui kontak saat berhubungan intim , bakteri ini masuk ke dalam tubuh inang melalui celah di antara sel epitel.



Biasanya penularan penyakit sifilis ialah melalui kontak seksual, tetapi ada beberapa contoh lain seperti kontak langsung dan kongenital sifilis penularan melalui ibu ke anak dalam uterus. Struktur tubuhnya yang berupa heliks memungkinkan Treponema pallidum bergerak dengan pola gerakan yang khas untuk bergerak di dalam medium kental seperti lendir (mucus). Dengan demikian organisme ini dapat mengakses sistem peredaran darah dan getah bening inang melalui jaringan dan membran mucosa.



Sifilis dapat menyebabkan efek serius seperti kerusakan sistem saraf, jantung, atau otak. Sifilis yang tidak ditangani dapat berakibat fatal. Orang yang memiliki kemungkinan terkena sifilis atau menemukan pasangan seks yang mungkin terkena sifilis dianjurkan konsultasi dan berobat pada dokter .



Gejala Penyakit Sifilis itu apa saja ?



Gejala penyakit Sifilis ini sering kali samar . Kadang luka yang disebabkan oleh Sifilis bisa keliatan dan bisa juga tidak. Luka Sifilis pun sering tersembunyi antara lain pada vagina, anus, atau mulut. Banyak orang yang terinfeksi Sifilis tidak menampakkan gejala selama bertahun-tahun. inilah yang menyebabkan penyakit sifilis tidak segera ditangani .Jadi, penularan dapat menyebar dari penderita yang tidak menyadari penyakitnya.

Gejala Sifilis

Bakteri Sifilis juga bisa menginfeksi bayi dalam kandungan ibu hamil . Tergantung pada berapa lama ibu hamil terinfeksi Sifilis, tidak hanya itu sang ibu juga berisiko tinggi melahirkan dengan kondisi bayi meninggal.



gejala Sifilis Sifilis dapat dideteksi dengan memeriksa luka dengan mikroskop khusus yang disebut dark-field microscope. Jika terdapat bakteri Sifilis pada luka, bakteri tersebut akan tampak di mikroskop. Cara lain adalah dengan menggunakan tes darah.



Setelah infeksi, tubuh akan memproduksi antibody yang dapat dideteksi dalam darah. Kadar rendah antibodi dapat bertahan dalam darah dalam hitungan bulan atau tahun bahkan setelah penyakit Sifilis sembuh. Dikarenakan Sifilis dapat menginfeksi bahkan membuat bayi meninggal maka ibu hamil disarankan melakukan tes darah. Penderita Sifilis dalam tahap perawatan harus berhenti melakukan hubungan seksual terhadap pasangannya sampai luka-lukanya sembuh sempurna. Penderita Sifilis harus menginformasikan kepada pasangannya sehingga pasangannya dapat melakukan tes Sifilis dan diobati bila ternyata juga terkena infeksi.



Bagaimana cara mencegah penyakit Sifilis ?



Untuk cara mencegah penularan penyakit sifilis tentu saja sama dengan cara mencegah penyakit menular seksual lainnya, yaitu berhenti melakukan kontak seksual dalam jangka waktu lama dan hindari gonta ganti pasangan.



sekian tentang Penyakit Sifilis jika anda termasuk penderita penyakit ini jangan kawatir teruslah berjuang berobat dan obah gaya hidup yang kurang baik kearah yang lebih baik serahkan kepada ilahi tas semuanya dan berdoa pada-Nya tidak ada yang susa jika dia menghendaki .



0 komentar :

Posting Komentar

Copyright 2011 Beasiswa - Template by wesleyrizal - Admin www.beasiswaluarnegerigratis.blogspot.com